Masing-masing kita
Ada punya kursi itu
Tak tahu milikmu rupa apa
Di sini bambu teranyam lagu
Tempat kita duduk menekur cari
Menyelimuti rasa dari lara
Tempat kita singgah tukar pikir
Dengan benak kita sendiri jua
Tempat kita khusyuk mengutuk diri
Mengurai derai ayat-ayat langit
Tempat kita terbelalak pada cermin hati
Dalam bayang-bayang busuknya
Tempat kita kesal melipat garis waktu
Kadang lupa sudah selama apa
Tempat kita mengingat satu sama lain
Lalu pura-pura menyesal
Tak tahu milikmu rupa apa
Jika beranjak darinya
Jika keluar dari kesunyian itu
Tolong maki aku dengan lembut