Kulihat orang-orang buru-buru
Kejar, sepak, sikut dan menyaru

Kulihat pojok taman yang pengap
Sulur belukar enggan rajut harap

Kulihat di tepi sungai yang surut
Pancing putus nihil guna terlucut

Kulihat kelopak langit malu merah
Senja tergelincir lupa hatur sembah

Kulihat diriku di sini bermenung
Sangsi kalau jantung masih berhitung

Harusnya kemarin, tapi nanti sajalah
Darah menghangat sungkan menyerah

Nanti!